Untuk orang yang aku cinta, walau mungkin bukan satu-satunya dihati ..
Kamu, adalah seorang yang mungkin aku puja, kamu juga penyemangat untuku walau tidak berdiri di barisan paling depan ..
Bagaimana kamu? | siapa kamu?
Aku selalu bingung untuk menggambarkanmu. Terutama sebagai orang yang terlalu santai pada kehidupan ..
Setiap kali bertemu kamu akal ini berhenti bekerja | bibirpun akan meracau tak jelas (memalukan) | ya, hanya dengan melihat gelak tawa kamu hari terburuk sekalipun terasa sempurna walaupun tawa itu bukan karena aku | tangan ini juga akan berkeringat setiap melihat kamu melintas dihadapku | aku mulai salah tingkah hanya dengan memikirkan bahwa kamu akan menghampiriku | Dan walau hanya beberapa detik saja, aku bukanlah aku saat sebuah perhatian kamu tujukan padaku ..
Kamu…kamu…dan kamu, selalu kamu yang aku sebut, walau kamu mungkin gak pernah menyebut tentang aku pada mereka. Lalu, Dia…dia…dan dia, walau aku tidak tau nyata atau tidaknya dia, tapi apakah dia yang kamu lihat dibanding aku? Atau mungkin hanya topeng cerita yang kamu buat agar aku berusaha lebih atau mungkin sebaliknya untuk mengiyakan harapan kamu agar aku menyerah?
Untuk orang yang selalu membuatku merasa menyedihkan, walau mungkin sulit meyakinkan diri, kalau mungkin kamu juga yang aku kagumi dan sudah tidak mungkin ku miliki.
Berhenti berada disisku saat aku butuh sebuah pegangan terhadap pandangan luas akan sulitnya menerjemahkan hidup ini. Dan mungkin kamu sadar sesuatu akan rasaku itu berhentilah berpura-pura tidak tahu. Agar aku berhenti percaya tentang sebuah harapan itu, jika memang masih ada..
kamu adalah nama pertama yang ada untuk mendengar kata sayang dari aku, dan selalu mempunyai barisan khusus untuk secara tidak langsung mendengarnya setiap aku menyebut namamu ..
kamu __diary chapter 6__

Tidak ada komentar:
Posting Komentar